Sunscreen
entri SProduk perawatan kulit yang berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) matahari, biasanya menjadi langkah terakhir dalam rutinitas skincare pagi hari.
- Formulasi topikal yang mengandung bahan aktif, baik fisik maupun kimia, untuk menyerap atau memantulkan radiasi UV sebelum merusak sel kulit.
- Dalam konteks sehari-hari, istilah ini juga dipakai secara umum untuk merujuk pada seluruh produk dengan klaim perlindungan SPF, termasuk yang digabung dengan pelembap atau makeup.
“Meski cuma di dalam ruangan, sunscreen tetap perlu dipakai karena sinar UVA bisa tembus kaca jendela.”
“Aku pilih sunscreen dengan tekstur ringan biar tidak bikin wajah terasa lengket seharian.”
etimologi
Kata majemuk bahasa Inggris dari "sun" (matahari) dan "screen" (penyaring/penghalang) — secara harfiah berarti "penyaring matahari". Istilah ini mulai dipakai secara luas di industri kosmetik sejak pertengahan abad ke-20, seiring ditemukannya bahan aktif kimiawi pertama untuk tabir surya.
konteks penggunaan
Selalu muncul dalam pembahasan tentang perlindungan kulit dari sinar matahari, baik di label produk (SPF, PA+++), konten edukasi dermatologi, maupun kampanye kesadaran tentang risiko paparan UV jangka panjang seperti penuaan dini dan hiperpigmentasi.
sinonim
- Tabir Surya
istilah terkait
pertanyaan umum
Apa beda sunscreen fisik dan kimia?
Sunscreen fisik (mineral) bekerja dengan memantulkan sinar UV di permukaan kulit menggunakan bahan seperti zinc oxide atau titanium dioxide, sementara sunscreen kimia menyerap sinar UV dan mengubahnya jadi panas yang dilepaskan dari kulit.
Berapa banyak sunscreen yang perlu dipakai?
Rekomendasi umum untuk area wajah adalah sekitar dua ruas jari (kurang lebih 1.25 ml), dan perlu dioles ulang tiap 2-3 jam terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

